Total Recall

SAYA yakin, film yang dibintangi oleh Collin Farrell, Kate Beckinsale, dan Jessica Biel ini disaksikan oleh dua tipe penonton. Tipe pertama, adalah para penonton perdana yang baru pertama kali mendengar judul “Total Recall” tanpa punya ekspektasi berlebih. Paling tidak hanya menonton trailer dan membaca sinopsisnya. Sedangkan tipe kedua, adalah para penonton yang sudah pernah menonton film berjudul sama keluaran tahun 1990, dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger, Sharon Stone, dan Rachel Ticotin.

Saya termasuk tipe kedua, yang sudah pernah menonton film fiksi ilmiah itu saat berusia SD di siaran televisi swasta, lupa pada tahun berapa.

source: wired.com

Sebelum penayangan film dimulai, ingatan tentang adegan-adegan dalam “Total Recall” 1990 bermunculan. Maklum saja, film itu berhasil membuat saya tercengang ketika pertama kali menontonnya. Penggambaran tentang kehidupan koloni manusia di planet Mars, serta aneka detail lain yang acapkali dimunculkan secara surealis, berhasil tertancap dalam otak saya.

Ternyata detail-detail yang sama tetap dipertahankan dalam “Total Recall” 2012, terutama yang berkaitan dengan cerita. Membuat film yang penayangan perdananya berlangsung pada 3 Agustus lalu ini, memiliki premis dan konsep cerita yang sama. Bedanya, tidak ada planet Mars, alien, mutan, dan teknologi yang ditampilkan serta penggambaran tentang planet Bumi pasca-Perang Dunia Ketiga terlihat lebih masuk akal. Anyway, it keeps showing the girl with three bosoms, though. The part I was obviously forced to miss from the previous one.

Namun sayang, ada banyak bagian dalam “Total Recall” 2012 yang justru membuat kita ingat dengan film-film lain. Sebut saja, “Minority Report” (2002), dan “The Fifth Element” (1997), yang tentu saja tidak akan saya beberkan dan menjadi spoilers di sini.

“Total Recall” menceritakan tentang kondisi Bumi setelah terjadinya Perang Dunia Ketiga. Hanya ada dua daerah yang bisa ditinggali oleh manusia, selebihnnya hanya menjadi “No Zone”; kawasan tak layak tinggal. Dua kawasan tersebut adalah United Federation of Britain (UFB) dan The Colony. Keduanya memiliki lokasi saling membelakangi, dan terhubung dengan portal transportasi menembus inti bumi yang dinamakan “The Fall”. Dibandingkan dengan banyak ikon yang muncul dalam “Total Recall” 2012, “The Fall” termasuk salah satu detail baru yang paling keren. Meskipun teknologi penyaru wajah di “Total Recall” 1990 masih saya anggap lebih keren dibanding di versi terbarunya.

Warga The Colony menjadi kaum kelas kedua, menjadi buruh pekerja di UFB. Dari situ, berkembang intrik busuk dari Kanselir Cohaagen, pemimpin UFB.

Douglas Quaid (Farrell), salah satu warga The Colony. Memiliki istri yang cantik, Lori (Kate). Hanya kurang dari tiga hari, semua realitas berubah (Anda yang sudah pernah menonton “Total Recall” 1990 pasti tahu ke mana cerita ini akan mengalir).

Lalu, kalau sudah ada “Total Recall” 1990, mengapa dibuat “Total Recall” 2012 dengan cerita yang 70 persen sama? Ternyata alasannya adalah, “Total Recall” 2012 dibuat lebih mendekati cerita asalnya; kisah pendek berjudul “We Can Remember It for You Wholesale” oleh Philip K Dick, keluaran tahun 1966.

[]

Tell me something...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s